Thailand Serius Kembangkan Mobil Listrik, Indonesia Siap Menyusul?


Thailand Serius Kembangkan Mobil Listrik, Indonesia Siap Menyusul? Admin, Jumat 15 Januari 2021

Mobil Listrik di Indonesia – Dari masa ke masa perlu kita akui bahwa teknologi semakin canggih saja. Produksi mobil hingga saat ini sudah menyediakan beragam pilihan termasuk dari sisi bahan bakarnya sesuai dengan kebutuhan penggunanya. Nah, sekarang adalah masa awal mobil dengan tenaga listrik sedang berkembang. Mobil listrik atau lebih dikenal dengan sebutan EV (Electric Vehicle) ini dibuat untuk tujuan eco green, dengan menggunakan listrik sebagai bahan bakar yang pastinya ramah lingkungan.

Baru-baru ini negara tetangga kita yaitu Thailand, sedang gencar-gencarnya menginisiasi industri di bidang mobil listrik. Selama pandemi, industri tersebut semakin berkembang karena pemerintah Thailand sendiri sangat fokus dalam mendukung program ini dan ingin menjadi pusat dari industri mobil listrik di kawasan ASEAN.

Lihat Juga: Hyundai Bersiap Luncurkan Mobil Listrik Termurah di Kelasnya

Seperti pada bulan November lalu Badan Investasi Thailand (The Thailand Board of Investment/ BOI) baru saja menyetujui serangkaian insentif komprehensif yang mencakup semua aspek utama rantai pasokan kendaraan listrik (EV), dengan fokus pada kendaraan listrik baterai (BEV), produksi suku cadang lokal pada industri otomotif Thailand dan laju dari masuknya kendaraan komersial dari semua ukuran dan brand, termasuk untuk kendaraan di laut seperti kapal.

"Sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk mempromosikan kendaraan listrik secara menyeluruh, dan untuk menjawab perubahan radikal yang sedang terjadi dalam industri mobil global, BOI hari ini menyetujui paket yang akan mempercepat pengembangan produksi EV dan rantai pasokan terkait di Thailand, dan mengizinkan seluruh sektor bergerak ke tingkat yang lebih tinggi," kata Duangjai Asawachintachit, Sekretaris Jenderal BOI, setelah rapat dewan yang dipimpin oleh Perdana Menteri Jenderal Prayut Chan-ocha, seperti dikutip dari situs resmi BOI pada November 2020 silam (04/11/2020).

Walaupun sedang dilanda pandemi yang tidak hanya terjadi di Asia, tapi juga seluruh dunia, Thailand tetap konsisten dengan proyek mobil listrik ini . Salah satu pabrik yang masih sangat aktif dalam produksi adalah Energy Absolute Pcl yang tetap melanjutkan beberapa konstruksi pada pabrik baterai lithium-ion dan pengembangan kendaraan. Bahkan, prototipe EV-boat perusahaan kini sedang diuji coba di sungai.

Amorn Sapthaweekul, Wakil Direktur Utama Energy Absolute, mengatakan kondisi itu mempengaruhi berbagai proyek dengan cara yang berbeda dikarenakan perusahaan menghadapi beberapa gangguan dari langkah-langkah darurat dari pemerintah dan penutupan bisnis.

Keuntungan dari mobil listrik sendiri pun banyak, OTR.id akan bahas keunggulan dan kelemahan dari mobil listrik untuk Sobat ketahui.

Keunggulan dari Mobil Listrik Thailand Serius Kembangkan Mobil Listrik, Indonesia Siap Menyusul?
Ramah Lingkungan
Mobil listrik dikenal dengan mobil eco green yang berarti lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan mobil konvensional yang menggunakan bahan bakar minyak. Hal tersebut karena mobil listrik tidak menghasilkan emisi CO2 dan CO. Sedangkan mobil konvensional yang menggunakan BBM akan menghasilkan emisi bahan bakar berupa CO2 dan juga CO.

Perawatan Mudah
Perawatan dari mobil listrik ini lebih mudah dibandingkan dengan mobil konvensional karena mobil listrik tidak memerlukan penggantian oli dan hal lain yang terdapat pada mobil konvensional. Dan untuk perawatan mobil listrik itu sendiri hanya perlu melakukan perawatan pada baterai. Sedangkan untuk Mesin listriknya sendiri lebih mudah dirawat karena perawatan yang dilakukan juga cukup ringan tidak serepot mobil konvensional.

Lihat Juga: Berkenalan dengan Nissan Kicks ePower

Sunyi
Jika dibandingkan dengan menggunakan mobil konvensional, ketika menyalakan mesin mobil, mobil listrik sangat sunyi sedangkan pada mobil berbahan bakar pastinya akan mengeluarkan suara mesin yang berisik. Hal ini cocok untuk sobat yang menyukai perjalanan yang senyap dan tenang

Teknologi Terbaru
Hanya kendaraan bertenaga listrik yang memiliki teknologi Intelligent Transport System (ITS). ITS sendiri merupakan teknologi sistem keamanan dimana mobil akan segera melakukan pengereman otomatis sebelum menabrak sesuatu. Meskipun fitur ini sudah ada di beberapa mobil kelas menengah ke atas, namun tetap sistem keamanan ini merupakan sistem paling aman yang ada pada sebuah mobil pada saat ini.


Kelemahan dari Mobil Listrik

Pengisian Daya Lama
Untuk pengisian daya mobil listrik biasanya membutuhkan waktu yang lama. Tergantung dari ukuran daya pada baterai, semakin besar daya maka akan butuh waktu lebih lama. Pengisian daya bisa saja memakan waktu satu malam untuk mengisi secara full.

Baterai Rentan Rusak
Walaupun diklaim bisa bertahan puluhan tahun, namun melihat teknologi baterai yang sudah-sudah, pasti akan ada masanya harus diganti. Masa penggantian mobil listrik beragam, ada yang harus mengganti baterai mobilnya lima hingga sepuluh tahun sekali, bahkan duapuluh tahun sekali dalam kondisi normal. Rentang waktu tersebut adalah tergantung pada jenis dan berapa lama pemakaian baterai tersebut.

Baterai Rentan Rusak
Walaupun dari segi perawatan mobil ini bisa dibilang lebih murah dibandingkan dengan mobil konvensional karena tidak perlu ganti oli dan lain-lain, namun harga dari baterai mobil listrik ini cenderung mahal.

Kurangnya Stasiun Pengisian Daya Baterai
Masalah ini adalah masalah yang cukup serius yang dihadapi oleh para pemilik mobil listrik. Terutama untuk penggunanya di Indonesia, yaitu kurangnya stasiun pengisian daya. Walaupun stasiun pengisian daya dapat dipasang di rumah sendiri, namun jika mobil listrik mengalami habis daya di tengah perjalanan tentu menjadi hal yang tidak enak dan tidak diinginkan oleh sobat pemilik kendaraan listrik ini bukan?

Apakah industri mobil listrik di Indonesia akan berkembang seperti di Thailand? Belum bisa dijawab, namun beberapa brand besar yang ada di Indonesia sudah mulai gencar memasarkan mobil listrik andalannya. Dari Toyota, Hyundai, Tesla bahkan brand keluaran eropa BMW sudah berlomba-lomba memasarkan produk mobil listrik ini di Indonesia.